Text
Tafsi Ilmi : Cahaya Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Sains / Lajnah Pentashihan Mushaf AL-Quran
Judul : Tafsi Ilmi : Cahaya Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Sains
Penulis : Lajnah Pentashihan Mushaf AL-Quran
Edisi : Cetakan 1
Penerbit : Lajnah Pentashihan Mushaf AL-Quran : Jakarta, 2016.
Deskripsi Fisik : xxxii, 200 hlm.; 25 cm.
ISBN : 9799781110211
Abstrak Informatif :
Tafsir ilmi atau penafsiran al Qur'an dengan pendekatan ilmiah, merupakan salah satu bentuk tafsir yang digunakan untuk memamhami ayat-ayat kauniyah. Ayat-ayat kosmologi baik yang tertulis dalam kitab suci maupun yang terbentang di alam raya.
Penafsiran ilmiah terhadap ayat-ayat sains dalam al Qur'an dimungkinkan karena al Qur'an tidak hanya mengandung ilmu agama, tetapi juga ilmu-ilmu umum termasuk ilmu alam, sebagai cikal bakal sains dan teknologi.
Tafsir perspektif sains memungkinkan al Qur'an selalu hadir di tengah-tengah masyarakat pada setiap zaman dan ruang, kapanpun dan dimanapun.
Tafsir ilmi adalah sebuah upaya memahami ayat-ayat al Qur'an yang mengandung isyarat ilmiah dari perspektif ilmu pengetahuan modern. Menurut Husain az-Zahabiy, tafsir ilmi membahas istilah-istilah ilmu pengetahuan dalam penuturan ayat-ayat al Qur'an, serta berusaha menggali dimensi keilmuan dan menyingkap rahasia kemukjizatannya terkait informasi-informasi sains yang mungkin belum dikenal manusia pada masa turunnya sehingga menjadi bukti kebenaran bahwa al Qur'an bukan karangan manusia. Namun wahyu sang Pencipta dan pemilik alam raya.
Pembahasan di dalam buku ini adalah Fenomena Cahaya yang kajiannya meliputi bab 1 Pendahuluan yang berisi pengantar tentang Fenomena Cahaya; dilanjutkan pada bab 2 yang membahas tentang Cahaya dan Warna yang meliputi pengertian Cahaya dalam al Qur'an dan Cahaya dalam pandangan ilmu; bab 3 membahas tentang Sumber Cahaya yaitu Matahari, Sumber cahaya buatan seperti Lampu Penerang, Sinar laser, Lampu ultraviolet dan Lampu inframerah, Sumber cahaya hewani (Bioluminesen) dan diakhiri dengan penjelasan Petir, Kilat dan Halilintar; bab 4 membahas Cahaya matahari menurut al Qur'an serta peran dan manfaatnya bagi kehidupan; bab 5 membahas Pemanfaatan Gelombang Elektromagnetik; bab 6 Cahaya dalam arti kiasan seperti cahaya bermakna Nabi Muhammad, cahaya bermakna al Qur'an, cahaya bermakna agama Islam dan cahaya bermakna amal saleh; pembahasan diakhiri pada bab 7 Penutup.
Kata Kunci : Tafsir Ilmu, Sains dalam Islam, Tafsir Tematik.
Tidak tersedia versi lain