UPA Perpustakaan UIN Palangka Raya

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Syarah Pengantar Studi Ilmu Tafsir Ibnu Taimiyah / Syaikh Muhammad Shaleh al-Utsaimin
Penanda Bagikan

Text

Syarah Pengantar Studi Ilmu Tafsir Ibnu Taimiyah / Syaikh Muhammad Shaleh al-Utsaimin

syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin - Nama Orang; Al Kodri - Nama Orang; Solihin - Nama Orang;

Judul : Syarah Pengantar Studi Ilmu Tafsir Ibnu Taimiyah
Penulis : Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Edisi : Cetakan 1
Penerbit : Al-Kautsar
Deskripsi Fisik : xii.; 455 hlm.; 24 cm.
ISBN : 9789795926603


Abstrak Informatif :

Dalam menafsirkan al-Qur'an, terdapat sejumlah prinsip dasar yang biasanya menjadi perhatian seorang mufassir. Diantaranya kesesuaian dengan kaidah bahasa Arab, penggabungkan antara riwayah dan dirayah, mendahulukan penafsiran dengan ayat-ayat yang lain, menafsirkan dengan hadits, mengedepankan pendapat sahabat dibanding pendapat pribadi, mencermati asbabun nuzulnya dan lain-lain.
Salah satu ragam tafsir yang dikembangkan ulama kontemporer adalah tafsir tematik (Maudhu'i), tafsir ini berupaya untuk menetapkan satu topik tertentu dengan jalan menghimpun seluruh atau sebagian ayat-ayat dari beberapa surat yang berbicara tentang satu topik tersebut kemudian dikaitkan satu dengan lainnya, sehingga dapat diambil kesimpulan menyeluruh tentang masalah tersebut menurut pandangan al-Qur'an. Bagi sebagian ulama, tafsir tematik ini merupakan metode alternatif yang paling sesuai dengan kebutuhan umat saat ini. Selain diharapkan dapat memberi jawaban atas berbagai problematika umat, metode tematik dipandang paling objektif, tentunya dalam batasan tertentu.
Metode tersebut dikembangkan oleh para ulama untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada khazanah tafsir klasik yang didominasi oleh pendekatan tahlili, yaitu menafsirkan al-Qur'an ayat demi ayat sesuai susunannya dalam mushaf. Segala segi yang dianggap perlu oleh sang mufassir diuraikan, bermula dari arti sebuah kosakata, asbabun-nuzul, munasabah ayat, dan lain-lain yang berkaitan dengan teks dan kandungan ayat. Para mufassir klasik umumnya menggunakan metode ini. Kritik yang sering diajukan kepada metode ini adalah karena dianggap menghasilkan pandangan-pandangan yang parsial, bahkan tidak jarang ayat-ayat al-Qur'an dijadikan sebagai dalih pembenaran pendapat seorang mufassir. Selain itu, metode ini terasa sekali tidak mampu menjawab tuntas terhadap persoalan-persoalan umat karena terlalu teoritis.
Buku ini merupakan pengantar singkat dasar-dasar tafsir al-Qur'an yang sangat bermanfaat. Berisi kaidah-kaidah umum untuk membantu pembaca dan para pemikir guna memahami al-Qur'an beserta penafsirannya. Dalam pembahasannya buku ini terdiri atas 20 pelajaran yaitu pelajaran ke-1 : pengantar ilmu tafsir; pelajaran ke-2 : kebutuhan umat terhadap pemahaman al-Qur'an; pelajaran ke-3 : Rasulullah penafsir pertama al-Qur'an; pelajaran ke-4 : peran tabi'in dalam bidang tafsir; pelajaran ke-5 : perbedaan ulama generasi awal dalam menafsirkan al-Qur'an, perbedaan ragam; pelajaran ke-6 : ilmu asbabun nuzul; pelajaran ke-7 : faktor yang menyebabkan perbedaan tafsir para ulama generasi awal; pelajaran ke-8 ragam tafsir : berdasarkan dalil naql dan istidlal; pelajaran ke-9 : tiga perkara yang tidak memiliki sanad; pelajaran ke-10 : orang yang paling alim dalam bidang tafsir; pelajaran ke-11 hadits mursal; pelajaran ke-12 hadits ahad; pelajaran ke-13 : perbedaan tafsir melalui aspek pengambilan dalil (istidlal); pelajaran ke-14 : metode tafsir ahlu bid'ah; pelajaran ke-15 : menyimpang dari madzhab sahabat dan tabi'in; pelajaran ke-16 : tafsir al-Qur'an dengan al-Qur'an, dan al-Qur'an dengan as-sunnah; pelajaran ke-17 : tafsir al-Qur'an dengan pendapat sahabat; pelajaran ke-18 : tafsir al-Qur'an dengan pendapat tabi'in; pelajaran ke-19 : tafsir al-Qur'an dengan akal (tafsir bir ra'yi) dan pembahasan pelajaran ke-20 : kehati-hatian ulama generasi awal dalam menafsirkan al-Qur'an.
Kata Kunci : Imu Tafsir, Mufassir, Ibnu Taimiyah.



Buku ini sudah disunting dengan perbaikan mencakup nama pengarang, pernyataan tanggung jawab, data koleksi eksemplar, deskripsi fisik, klasifikasi, nomor panggil, tajuk subjek dan gambar sampul.


Ketersediaan
#
Perpustakaan IAIN Palangka Raya (Lantai 2) U 2X1.309 2 Uts s
190060245
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
U 2X1.309 2 Uts s
Penerbit
Jakarta : Al-Kautsar., 2014
Deskripsi Fisik
xii.; 455 hlm.; 24 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789795926603
Klasifikasi
2X1.309 2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet.1
Subjek
Tafsir
Tafsir-Biografi (TS)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan UIN Palangka Raya
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan UIN Palangka Raya ada salah satu Unit Pelaksana Akademik yang meyediakan sumber informasi akademik untuk menunjang pelaksanaan tridharma perguruan di UIN Palangka Raya.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?