Text
Berselimut Surban Cinta / Irwanto al-Krienciehie
Judul : Berselimut Surban Cinta
Pengarang : Irwanto al-Krienciehie
Edisi : Cetakan Ke. 4
Penerbit : Libraries Unlimited : Yogyakarta., 2008
Deskripsi Fisik : 334 hlm, 20.5 cm.
ISBN : 9799634547
Abstrak Indikatif :
Haruskah cinta putih ini yang bersumber dari lubuk hati menabrak harga diri, pengabdian orang tua, etika sosial, dan garis-garis agama? Lalu yang manakah yang harus dikorbankan: cinta, etika, atau agama? Tidak bisakah semua nilai suci itu berpadu dalam keikhlasan pelangi cinta abadi?
Kiai Syamsul Bahri menutup wajah Bening dan Fitrah dengan surban putih yang selalu dipakai Lazuardi, menyatukan mereka dalam pelukan cinta abadi, seraya berbisik: "Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku." (QS. al-Fajr [89]: 27-30).
Mak, Mamak, Fitrah, dan Bening... Setelah aku bermuhasabah, merenungi perjalanan hidupku, aku berusaha menjauhi ego yang selalu mengotori kebeningan hatiku dan menodai kefitrahan diriku. Memang benar pernyataan seorang Syekh, "Selama egomu menyertaimu, engkau tak akan kenal Allah..."
Kata Kunci : Nisan Kemanusiaan, Rindu, Misteri Cinta
Tidak tersedia versi lain